Adit meraih kemenangan ketiga dalam Kejuaraan Dunia Catur Remaja

Pecatur muda Indonesia, IM Aditya Bagus Arfan, terus menjaga langkahnya di Kejuaraan Dunia Catur Remaja 2023. Bertanding di Montesilvano, Italia, Kamis (16/11) malam, Adit kembali mencatat hasil positif dan meraih kemenangan ketiganya di ajang World Youth Chess Championship.

Belum Tersentuh Kekalahan

Turun di kategori U-18, pecatur berusia 17 tahun itu menunjukkan performa stabil sejak awal turnamen. Dari empat babak yang sudah dimainkan, Adit belum sekali pun menelan kekalahan. Catatannya sejauh ini adalah tiga kemenangan dan satu remis, sebuah start yang menempatkannya dalam persaingan papan atas.

Perjalanan Adit diawali dengan kemenangan atas pecatur Rumania Kandidat Master Stefan-Emilian Prisacaru (2148) pada babak pertama, Senin (13/11). Sehari berselang, ia menahan remis pecatur India Master Fide S. Harshad (2263). Lalu pada babak ketiga, Rabu (15/11) malam, Adit kembali memetik angka penuh setelah mengalahkan pecatur Kyrgistan MF Eldiar Orozbaev (2278).

Naik ke Barisan Atas Klasemen

Hasil positif berlanjut di babak keempat ketika Adit menundukkan FM Maksym Goroshkov (2303) dari Slovenia. Tambahan poin itu membuat koleksinya menjadi 3,5 angka dan sementara berada di urutan ke-4 hingga ke-7 klasemen KU18 putra, sejajar dengan IM Galavis dari Meksiko, IM Ilamparthi dari India, dan FM Juhaz dari Hungaria.

Di puncak klasemen sementara, ada tiga pecatur yang sama-sama mengoleksi empat poin penuh. Salah satunya adalah IM Aleksey Grebnev (2500) dari Rusia, yang dikenal sebagai Juara Junior Asia 2023. Persaingan di kelompok teratas pun masih sangat ketat, dengan selisih poin yang tipis dan peluang yang masih terbuka lebar.

Babak Berikutnya Menunggu Tantangan Berat

Pada babak kelima, Jumat (17/11), Adit dijadwalkan menghadapi pecatur India IM AR Ilamparthi (2385). Laga ini akan menjadi ujian penting untuk menjaga momentum sekaligus mempertahankan posisinya di papan atas.

World Youth Chess Championship sendiri merupakan turnamen paling bergengsi bagi pecatur remaja di kelompok usia 14, 16, dan 18 tahun. Tahun ini, ajang tersebut diikuti 134 pecatur dari 69 negara, menjadikannya panggung kompetisi yang padat dan penuh tekanan bagi para peserta muda dari berbagai belahan dunia.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Hot Topics

Related Articles