Rencana Pemprov Lampung Menjadikan Pelabuhan Teluk Betung Sebagai Destinasi Pariwisata

Pelabuhan Teluk Betung Disiapkan Jadi Wajah Baru Pariwisata Lampung

Pemerintah Provinsi Lampung mulai melirik Pelabuhan Teluk Betung sebagai aset strategis yang tidak hanya bernilai sejarah, tetapi juga berpeluang menjadi pintu baru pariwisata daerah. Langkah ini diarahkan untuk menghidupkan kembali kawasan pelabuhan tua tersebut agar lebih menarik bagi wisatawan domestik.

Pelabuhan tua dengan nilai historis tinggi

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan Pelabuhan Teluk Betung memiliki jejak panjang sejak masa kolonial Belanda. Sejak dulu, pelabuhan ini dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan transportasi yang penting di wilayah Lampung.

Menurut Bambang, nilai sejarah itu menjadi salah satu alasan kuat mengapa pelabuhan tersebut layak dikembangkan lebih jauh. Apalagi, pengelolaannya kini sudah diserahkan kepada pemerintah daerah, sehingga Pemprov Lampung memiliki ruang lebih besar untuk menata ulang kawasan itu sesuai kebutuhan daerah.

Diarahkan jadi pelabuhan pariwisata

Pemprov Lampung tidak sekadar ingin merapikan kawasan pelabuhan, tetapi juga membentuknya menjadi destinasi yang punya daya tarik tersendiri. Bambang menyebut Pelabuhan Teluk Betung diharapkan bisa dikemas lebih baik dan dibangun sebagai pelabuhan pariwisata yang mampu mendukung pertumbuhan sektor wisata di Lampung.

Ia menilai posisi pelabuhan yang berada dekat Kota Bandarlampung menjadi keunggulan tersendiri. Wisatawan, kata dia, tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk menjangkau lokasi tersebut. Dari sisi akses, kawasan ini dinilai sangat strategis untuk dikembangkan.

Masih menunggu normalisasi sungai

Meski arah pengembangannya sudah jelas, Pelabuhan Teluk Betung masih membutuhkan pekerjaan teknis, terutama normalisasi sungai. Bambang menyebut setelah itu dilakukan, pelabuhan ini pada dasarnya sudah siap untuk diarahkan menjadi pelabuhan pariwisata.

Ia juga berharap Pelabuhan Teluk Betung bisa berfungsi sebagai penghubung menuju berbagai destinasi wisata di sekitar Kota Bandarlampung dan Kabupaten Pesawaran. Dengan begitu, kawasan ini tak hanya menjadi titik singgah, tetapi juga simpul baru yang memperkuat pergerakan wisata di Lampung.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Hot Topics

Related Articles