Operasi Ketupat Kapuas 2024 telah resmi berakhir kemarin, Polda Kalbar mengungkapkan hasil pencapaian selama pelaksanaan Operasi Kepolisian dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1445 H. Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, S.IK., M.H., melalui Kabidhumas Polda Kalbar Kombespol Raden Petit Wijaya, S.IK., M.M., menjelaskan bahwa selama 13 hari Operasi Ketupat Kapuas 2024 di wilayah hukum Polda Kalbar, terjadi 11 kecelakaan lalu lintas dengan total 20 korban, termasuk 6 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 11 orang luka ringan.
Selain itu, terdapat 5 kali penindakan tilang dan 2.013 kali teguran humanis terhadap pelanggaran lalu lintas selama Operasi Ketupat Kapuas. Jumlah pelanggaran pada hari ke-13 mengalami kenaikan menjadi 206 kasus dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 204 kasus.
Data juga menunjukkan bahwa sebanyak 43.116 pemudik tiba melalui bandara, 13.729 melalui pelabuhan, dan 23.806 melalui terminal selama Operasi Ketupat Kapuas 2024. Polda Kalbar juga berhasil mengidentifikasi dan memproses 105 kasus kejahatan, termasuk 91 kasus kejahatan konvensional dan 14 kasus kejahatan transnasional.
Dengan berakhirnya Operasi Ketupat Kapuas 2024, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dan kejahatan Kamtibmas dapat terus menurun. Polda Kalbar berterima kasih kepada semua pihak yang turut serta dalam menyukseskan kegiatan pengamanan perayaan Idul Fitri 1445 H, dan mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah masing-masing.

