Dekade lalu, Indonesia dan Prancis menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1947. Dalam semangat persahabatan, Presiden Prancis Emmanuel Macron disambut dengan upacara kenegaraan di Jakarta. Ribuan pelajar dari SD hingga SMA memadati Istana Merdeka dan Monas, mengibarkan bendera kedua negara. Konvoi kendaraan yang membawa Macron dan Ibu Negara Brigitte Macron diiringi pengawal motor dan pasukan kuda. Macron mengucapkan sapaan hangat kepada para pelajar dan diresmikan oleh Prabowo di Istana Merdeka. Setelah kedatangan mereka, Macron dan Prabowo memeriksa pasukan kehormatan sambil lagu kebangsaan kedua negara menggema. Menteri Kabinet Merah Putih turut hadir dalam acara tersebut, termasuk Ragowo Hediprasetyo, putra Prabowo. Macron akan melanjutkan kunjungan ke Akademi Militer di Magelang dan Candi Borobudur, menandai kedekatan Indonesia dan Prancis dalam berbagai aspek. Pertemuan bilateral rahasia antara kedua negara dilakukan setelah upacara penyambutan, menandai kerjasama strategis yang semakin dalam.

