Polisi Amankan Pria Pembawa Sabu 1,9 Kg di Bogor, Jejak Pengedar Masih Dikembangkan
Pengungkapan kasus narkoba di Kabupaten Bogor kembali menegaskan bahwa jaringan peredaran sabu masih bergerak aktif dan kerap memanfaatkan wilayah permukiman sebagai titik simpan. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial PV (31) bersama barang bukti sabu seberat 1,9 kilogram di Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (25/6).
Berawal dari Laporan Warga
Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Indra Tarigan, mengatakan pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang curiga ada aktivitas peredaran narkoba di kawasan Bojong Gede. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti petugas dengan penyelidikan di lapangan hingga akhirnya mengarah pada pelaku.
Dari hasil pemantauan, polisi menemukan PV di dua lokasi berbeda di wilayah Bojong Gede. Pada lokasi pertama, petugas menyita 12 paket kecil sabu yang diduga siap edar. Temuan itu menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk menelusuri dugaan adanya tempat penyimpanan narkotika lain.
Ditemukan di Rumah Perumahan
Setelah menjalani interogasi awal, PV mengarahkan polisi ke sebuah rumah di Perumahan Bojong Gede Indah. Lokasi tersebut diduga digunakan untuk menyimpan barang bukti dalam jumlah lebih besar. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan paket sabu dengan total berat 1.907 gram.
Jumlah barang bukti yang diamankan menunjukkan bahwa kasus ini bukan sekadar kepemilikan untuk konsumsi pribadi, melainkan diduga terkait peredaran dalam skala lebih besar. Polisi pun langsung membawa pelaku dan seluruh barang bukti ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk proses pemeriksaan lanjutan.
Pelaku Sebut Sabu Didapat dari DPO OM
Dalam pemeriksaan awal, PV mengaku barang haram tersebut diperoleh dari seorang buronan berinisial OM. Informasi itu kini menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik untuk menelusuri jaringan yang lebih luas di balik peredaran sabu di Bogor.
Kasus ini masih terus didalami untuk mengungkap alur distribusi dan pihak-pihak lain yang terlibat. Polisi menegaskan penyelidikan akan berlanjut sampai jaringan yang memasok narkotika tersebut benar-benar terpetakan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

