Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjalani ibadah umrah di sela kunjungan kenegaraannya ke Arab Saudi. Momen itu menjadi sorotan karena tidak hanya menampilkan sisi spiritual dari agenda diplomasi, tetapi juga memperlihatkan kedekatan Prabowo dengan jemaah Indonesia yang berada di Masjidil Haram. Saat melintas di pelataran masjid bersama sejumlah pejabat negara, Prabowo disambut antusias oleh para jemaah yang berada di sekitar lokasi.
Rangkaian Ibadah di Masjidil Haram
Dalam pelaksanaan umrah tersebut, Prabowo menunaikan sejumlah rangkaian ibadah, mulai dari salat sunah di Ka’bah, mencium Hajar Aswad, tawaf mengelilingi Ka’bah, hingga sa’i dari Bukit Shafa ke Marwah. Seluruh prosesi itu ditutup dengan tahalul sebagai penanda selesainya ibadah umrah. Kehadiran Presiden di tengah suasana ibadah di Tanah Suci menambah perhatian publik terhadap lawatan resminya ke Arab Saudi.
Bahas Kampung Haji dan Umrah Indonesia
Selain beribadah, agenda Prabowo di Arab Saudi juga memuat pembahasan penting terkait rencana pembangunan kampung haji dan umrah Indonesia. Isu tersebut dibicarakan bersama Pemerintah Arab Saudi sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan bagi jemaah Indonesia di masa mendatang. Dalam pertemuan dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud, di Istana Al-Salam, kedua pihak juga membahas hubungan bilateral serta sejumlah persoalan regional.
Diplomasi yang Berjalan Seiring Ibadah
Kunjungan ini menunjukkan bagaimana agenda kenegaraan dan ibadah dijalankan berdampingan. Di tengah pembicaraan soal geopolitik dan ekonomi Islam, kehadiran Prabowo di Mekah juga menjadi simbol penting bagi hubungan Indonesia dan Arab Saudi. Sejumlah pejabat Indonesia turut mendampingi dalam ibadah umrah, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Pengelola Haji (BPH) M. Irfan Yusuf.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

