China semakin agresif mendorong pengembangan kendaraan otonom, dan angka terbaru menunjukkan skala uji coba yang sudah sangat besar. Total jarak tempuh pengujian kendaraan tanpa awak di negara itu telah menembus 24,41 juta kilometer, melibatkan 17 perusahaan dari berbagai sektor transportasi. Di tengah dorongan itu, pemerintah juga mulai menyiapkan pedoman administratif baru untuk memastikan kendaraan otonom dapat diatur dengan lebih jelas dan terukur.
Guangzhou Jadi Salah Satu Pusat Uji Coba
Di Guangzhou, program kendaraan otonom sudah mencakup 2.600 kilometer jalan umum yang ditetapkan khusus untuk pengujian, termasuk ruas jalan biasa hingga rute jalan tol. Hingga Juli 2025, kendaraan otonom di kota tersebut tercatat telah beroperasi lebih dari 1,3 juta jam. Dari seluruh perjalanan itu, 93,17 persen jarak tempuh dilakukan dalam mode otomatis, menandakan sistem yang semakin diandalkan dalam pengujian operasional sehari-hari.
Proyek demonstrasi yang berjalan saat ini juga tidak lagi terbatas pada riset laboratorium. Sebanyak 508 kendaraan otonom telah dilibatkan dalam sektor transportasi perkotaan dan logistik barang, memperlihatkan bahwa pengujiannya mulai menyentuh kebutuhan mobilitas dan distribusi nyata di lapangan.
Infrastruktur Digital Diperkuat
Kemajuan kendaraan otonom di Guangzhou turut ditopang oleh infrastruktur digital yang terus diperluas. Kota ini kini memiliki 78.000 stasiun pangkalan 5G, dengan penetrasi 5G pribadi yang tergolong tinggi. Ketersediaan jaringan ini menjadi fondasi penting bagi kendaraan yang bergantung pada komunikasi data cepat dan stabil untuk membaca kondisi jalan serta merespons lingkungan sekitar.
Selain itu, uji coba integrasi kendaraan-jalan-cloud juga sedang dilakukan di empat zona di Guangzhou. Lebih dari 10.400 kendaraan telah dilengkapi modul komunikasi dan sistem navigasi satelit, sementara dukungan di pinggir jalan diperkuat lewat sensor, perangkat komunikasi, dan lampu lalu lintas yang lebih canggih. Kombinasi ini menunjukkan bahwa pengembangan kendaraan otonom di China tidak hanya bertumpu pada mobilnya, tetapi juga pada ekosistem jalan dan jaringan digital yang menopangnya.
Menuju Aturan yang Lebih Tertata
Dengan skala uji coba yang terus membesar, penyusunan aturan administratif baru menjadi langkah yang tak terhindarkan. China tampak ingin memastikan bahwa percepatan teknologi ini tetap berada dalam kerangka pengawasan yang jelas, terutama ketika kendaraan otonom mulai makin sering digunakan di ruang publik dan sektor logistik. Guangzhou pun masih menjadi salah satu contoh paling menonjol dari bagaimana inovasi, infrastruktur, dan regulasi bergerak beriringan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

