Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Tubagus Ade Lukman Jayadi, mengungkapkan bahwa keberadaan 14 arena pertandingan ice skating atau ice rink di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam cabang olahraga seluncur es di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak atlet yang mampu mewakili Indonesia di tingkat internasional. Para atlet yang dipersiapkan melalui 14 ice rink juga akan bersaing dalam kejuaraan Skate Asia 2025, diikuti oleh 900-an atlet dari delapan negara.
Ade Lukman memberikan apresiasi tinggi kepada Federasi Ice Skating Indonesia (FISI) sebagai tuan rumah dalam kejuaraan tersebut. FISI juga terus mendorong pembangunan ice rink baru untuk mengembangkan ice skating di Indonesia. Dari pertumbuhan ice rink yang terus meningkat, diharapkan akan lahir atlet-atlet baru yang mampu bersaing dalam acara-acara seperti SEA Games, Asian Winter Games, dan Olimpiade Musim Dingin.
KONI Pusat menyambut baik acara seperti Skate Asia 2025 karena memberikan kebanggaan bagi Indonesia sebagai tuan rumah. Selain itu, kehadiran atlet Olimpiade dan peraih emas Kejuaraan Dunia Ice Skating dari Amerika Serikat, Mirai Nagasu, juga memberikan inspirasi bagi atlet Indonesia untuk meraih prestasi di tingkat dunia. Harapan ke depan adalah melahirkan atlet-atlet Indonesia yang dapat berkompetisi di Olimpiade.
Ade Lukman juga menekankan bahwa KONI selalu mengikuti perkembangan ice skating di Indonesia dan menyadari bahwa atlet-atlet yang paling berpotensi untuk mencapai Olimpiade adalah pada nomor figure skating atau short track speed skating. Semua upaya ini diharapkan dapat mendukung peningkatan prestasi atlet Indonesia di dunia ice skating.

