Farid Ma’rup resmi menakhodai Perbakin Kabupaten Bogor untuk periode 2025-2029 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar di aula Dinas Pemuda dan Olahraga, Senin (25/8/2025). Kemenangan tanpa voting itu menjadi sinyal bahwa konsolidasi internal organisasi menembak di Bumi Tegar Beriman berjalan relatif mulus, sekaligus membuka babak baru bagi pembinaan atlet di daerah tersebut.
Fokus Awal: Rapikan Organisasi dan Kuatkan Pembinaan
Usai terpilih, Farid langsung menegaskan arah kerja yang ingin ia dorong. Prioritas utamanya adalah memperkuat soliditas internal Perbakin Kabupaten Bogor, terutama lewat komunikasi yang lebih intens antar klub. Ia juga menyiapkan program pembinaan atlet yang lebih terstruktur agar potensi yang selama ini tersebar bisa diarahkan secara lebih efektif.
Selain pembinaan rutin, Farid menempatkan penyelenggaraan event sebagai salah satu langkah awal untuk membangun ritme organisasi. Menurutnya, kegiatan semacam itu bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk mengukur kesiapan atlet dan memperluas partisipasi dalam olahraga menembak.
Target Prestasi dan Budaya Olahraga yang Lebih Terbuka
Di bawah kepemimpinan baru ini, Perbakin Kabupaten Bogor juga menargetkan peningkatan prestasi atlet secara bertahap. Farid ingin organisasi tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga membangun budaya olahraga menembak yang lebih inklusif, dengan melibatkan klub serta komunitas menembak secara lebih luas.
Langkah tersebut dipandang penting agar pembinaan tidak berhenti pada lingkaran sempit. Dengan basis klub yang solid dan ekosistem yang lebih terbuka, Perbakin Kabupaten Bogor diharapkan punya pijakan yang lebih kuat untuk melahirkan atlet berdaya saing.
SK Menyusul Setelah Formatur Terbentuk
Dari sisi organisasi, Dedi Suprapto selaku Kepala Bidang Organisasi Pengprov Perbakin Jawa Barat menilai terpilihnya Farid merupakan bagian dari kesepakatan yang telah terbangun di tubuh organisasi. Ia menyebut tahapan berikutnya adalah penerbitan Surat Keputusan (SK) setelah formatur terbentuk, agar kepengurusan baru bisa segera bergerak menjalankan agenda kerja.
Dengan struktur kepengurusan yang segera disusun, Perbakin Kabupaten Bogor diharapkan mampu memanfaatkan momentum ini untuk mendorong prestasi atlet ke level yang lebih tinggi, mulai dari tingkat provinsi hingga nasional.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

