Home Berita Perbandingan Manfaat Membaca Buku Vs. Scrolling Media Sosial

Perbandingan Manfaat Membaca Buku Vs. Scrolling Media Sosial

0
Perbandingan Manfaat Membaca Buku Vs. Scrolling Media Sosial

Aktivitas membaca buku tidak hanya menyenangkan, tetapi juga merupakan bentuk biblioterapi yang bermanfaat untuk kesehatan jiwa. Dr. Jiemy Ardian, seorang Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa, menjelaskan perbedaan antara membaca buku dan membaca di media sosial. Dia menyoroti bahwa membaca buku, terutama buku fisik, melatih otak untuk fokus dan berpikir mendalam, sementara membaca di media sosial cenderung memberikan stimulasi instan yang bisa membuat otak menjadi “malas” dan mudah teralihkan. Fenomena ini, menurutnya, disebabkan oleh desain konten vertikal di media sosial yang cepat dan adiktif.

Pengguna media sosial sering terbiasa dengan konten yang langsung “to the point” dan jika tidak menarik dalam beberapa detik, konten tersebut dapat segera diganti. Hal ini menyebabkan konsentrasi dalam membaca semakin menurun karena kebiasaan instan dalam mengkonsumsi konten di media sosial. Dalam hal ini, membaca buku tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga investasi krusial untuk menjaga kesehatan mental dan kognitif. Membaca buku bisa melatih imajinasi pembaca, suatu aspek yang sering kurang dalam konsumsi konten visual di media sosial.

Meskipun dominasi media sosial semakin kuat, meluangkan waktu untuk membaca buku dapat menjadi penyeimbang yang vital dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini membantu pembaca untuk tidak menjadi individu yang reaktif, tidak sabar, dan kehilangan kemampuan untuk berpikir secara mendalam. Jiemy juga menekankan bahwa bahan bacaan tidak selalu harus berat, namun dapat mencakup berbagai genre seperti komik seperti One Punch Man atau One Piece. Membaca buku, dalam konteks yang luas, memiliki manfaat psikologis dan emosional yang besar.

Dengan begitu, membaca buku bukan hanya sekadar kegiatan santai, namun juga merupakan investasi untuk kesehatan mental dan perasaan. Semakin banyak orang menghabiskan waktu untuk membaca buku, semakin banyak manfaat yang mereka dapatkan bagi kesejahteraan jiwa dan pikiran mereka.

Source link