Tencent Meningkatkan Kapasitas AI untuk Klien Industri

Tencent kembali menegaskan ambisinya di pasar teknologi industri global dengan mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan yang lebih praktis dan langsung terhubung ke kebutuhan bisnis. Dalam gelaran Tencent Global Digital Ecosystem Summit 2025, perusahaan teknologi asal China itu memperkenalkan sederet produk baru yang dirancang untuk mempercepat integrasi AI ke dalam operasional perusahaan, terutama bagi klien industri yang tengah mengejar efisiensi dan ekspansi lintas negara.

Fokus ke AI yang bisa dipakai langsung di lapangan

Salah satu sorotan utama adalah Platform Pengembangan Agen 3.0 atau ADP, yang memungkinkan perusahaan memasukkan AI ke dalam alur kerja mereka dengan lebih mudah. Tencent juga merilis AI Infra “Agent Runtime” untuk menyediakan fondasi infrastruktur yang lebih kuat bagi agen AI. Di sisi lain, pembaruan pada SaaS+AI menghadirkan layanan audio dan video real-time, cloud livestreaming, instant messaging, hingga pemrosesan media.

Langkah ini menunjukkan bahwa Tencent tidak sekadar mengejar tren AI, melainkan mencoba menjadikannya alat kerja yang bisa diadopsi perusahaan secara nyata. Perusahaan juga memperkenalkan Tencent Meetings, AI Minutes, Tencent LearnShare, serta model AI baru seperti Hunyuan 3D 3.0 dan Hunyuan 3D AI.

AI diarahkan untuk industri yang padat proses

Dalam pernyataannya, Tencent menekankan prinsip pengembangan AI yang berpusat pada manusia. Teknologi ini diposisikan bukan hanya untuk mempercepat kerja, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas layanan dan memberi nilai tambah emosional bagi pengguna. Tencent menyebut AI sudah memberi dampak di berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, finansial, ritel, dan bidang lain yang membutuhkan proses cepat serta akurasi tinggi.

Dowson Tong, Wakil Presiden Eksekutif Senior Tencent, menilai sektor manufaktur dan energi berpotensi mengalami perubahan paling besar melalui AI. Menurutnya, dua bidang itu memiliki ruang luas untuk otomatisasi, optimalisasi proses, dan peningkatan efisiensi berkat penerapan teknologi baru.

Ekspansi Tencent Cloud menyasar pasar internasional

Di luar pengembangan produk, Tencent Cloud juga terus memperluas jangkauan globalnya. Layanan ini kini telah hadir di lebih dari 80 negara dan wilayah, seiring penguatan strategi internasionalisasi pada infrastruktur, produk teknologi, dan kemampuan layanan. Tencent turut menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar penting dalam pengembangan tersebut.

Di Indonesia, Tencent Cloud diketahui telah bekerja sama dengan Gojek Indonesia untuk migrasi sistem ke platform mereka, dan proses itu disebut rampung dengan cepat. Ke depan, Tencent juga berencana berinvestasi dalam pembangunan pusat data di Arab Saudi dan Jepang, sembari memperluas operasional di Indonesia melalui kolaborasi dengan mitra lokal untuk mengoptimalkan layanan.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Hot Topics

Related Articles