Profil Akhmad Wiyagus: Dari Perwira Tinggi Polri ke Kursi Wamendagri
Nama Akhmad Wiyagus kini resmi masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih setelah dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri). Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (8/10) sore, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 32 M Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Pergeseran dari dunia kepolisian ke kursi kementerian ini menandai babak baru dalam perjalanan panjang seorang perwira yang dikenal punya rekam jejak birokrasi dan penegakan hukum.
Lulusan Akpol 1988 dengan latar hukum yang kuat
Akhmad Wiyagus lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 23 September 1967. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1988 dan kemudian menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar Doktor Hukum dari Universitas Trisakti. Bekal akademik dan pengalaman lapangan itu membentuk posisinya sebagai salah satu perwira yang cukup dikenal di lingkungan Polri, terutama karena konsistensinya dalam menjalankan tugas di berbagai lini.
Jejak jabatan dari daerah hingga posisi strategis
Karier Wiyagus di kepolisian dimulai dari level operasional, yakni sebagai Kasat Sabhara Polres Pandeglang. Setelah itu, ia menempati sejumlah jabatan penting, mulai dari Kapolsek Margacinta Polwitabes Bandung, Kasatgas Penyidik KPK, Kapolres Sumedang, hingga Kapolda Jawa Barat. Rangkaian penugasan tersebut memperlihatkan bahwa ia tidak hanya bergerak di satu bidang, tetapi juga terbiasa menghadapi tantangan di level lapangan maupun kepemimpinan wilayah.
Diakui lewat Hoegeng Awards
Nama Wiyagus juga sempat mendapat sorotan publik ketika meraih Hoegeng Awards 2022 untuk kategori Polisi Berintegritas. Penghargaan itu menjadi penanda reputasinya sebagai aparat yang dinilai menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Sebelum dipercaya masuk ke kabinet, ia menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Operasi, posisi yang menegaskan perannya dalam pengendalian dan koordinasi kerja operasional kepolisian.
Sumpah jabatan dan harapan di kementerian
Dalam prosesi pelantikan, Wiyagus mengucapkan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Ia menyatakan kesediaannya untuk memegang teguh UUD 1945 serta menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan demi pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan latar belakang panjang di kepolisian, kehadirannya di Kementerian Dalam Negeri dipandang membawa harapan baru, terutama dalam memperkuat semangat reformasi, disiplin kerja, dan pelayanan publik di pemerintahan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

