Akademi Agrikultur Klaten Meningkatkan Produktivitas Petani 20%

Program pendampingan petani yang dilakukan melalui Bayer Juwiring Agriculture Research and Academy (JUARA) di Klaten, Jawa Tengah terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas lahan, terutama untuk komoditas jagung. Kukuh Ambar Waluyo, Head of Field Solutions Bayer South East Asia and Pakistan, mengungkapkan bahwa hasil dari program pendampingan ini mencapai peningkatan produktivitas hingga 20 persen.

Kegiatan pendampingan dilakukan bersama petani di berbagai daerah dengan melibatkan universitas dan peneliti lokal untuk menerapkan hasil riset langsung di lapangan. Hasil pendampingan ini terlihat dari peningkatan hasil panen yang semula 5-7 ton per hektare menjadi lebih tinggi, tergantung dari kondisi lahan dan irigasi.

Pendampingan ini mencakup pemilihan varietas benih unggul seperti Serino dan Jolilin yang memiliki siklus tanam lebih pendek serta ketahanan yang baik terhadap hama sundep. Selain itu, petani juga diberikan pengetahuan mengenai sistem tanam blok, teknik pengairan, dan pengendalian hama terpadu untuk mengurangi risiko gagal panen.

Pendekatan yang dilakukan oleh Bayer JUARA bersifat praktis dan langsung di lapangan, sehingga petani dapat melihat perbandingan hasil sebelum dan sesudah mendapatkan pendampingan. Keberhasilan program di wilayah Juwiring telah memotivasi daerah lain seperti Sragen, Brebes, dan Kebumen untuk ikut mengembangkan pola pendampingan serupa.

Bayer JUARA berharap semakin banyak petani yang dapat merasakan manfaat dari riset dan teknologi pertanian yang mereka kembangkan. Program ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia.

Source link

Hot Topics

Related Articles