Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berencana untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris pekerja migran Indonesia yang akan bekerja di luar negeri dengan menambah sekolah atau kursus bahasa Inggris. Upaya ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan antara Indonesia dan Selandia Baru. Prabowo juga meminta bantuan guru asal Selandia Baru untuk mendukung pelatihan bahasa bagi pekerja Indonesia.
Selain itu, dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru, Christopher Luxon, Prabowo menekankan pentingnya kerja sama di bidang pendidikan dan pertanian. Ia juga berencana untuk mengirim lebih banyak mahasiswa Indonesia untuk belajar kedokteran dan kedokteran gigi di Selandia Baru guna memenuhi kebutuhan tenaga medis di dalam negeri.
Diskusi antara Prabowo dan PM Selandia Baru juga mencakup situasi global yang penuh ketidakpastian dan upaya bersama untuk meredakan konflik. Pertemuan antara keduanya merupakan pertemuan kedua setelah sebelumnya bertemu pada KTT APEC 2024 di Peru. Upaya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi-perdagangan dan membangun kepercayaan di kawasan Asia-Pasifik juga menjadi topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

