Kerja sama antara Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura dan Markas 1 Divisyen Tentera Darat Malaysia (TDM) semakin diperkuat dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Fokus utama dari sinergi kedua institusi tersebut adalah untuk memerangi penyelundupan, perdagangan manusia, dan perlintasan ilegal yang masih menjadi ancaman di kawasan perbatasan. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Lawatan Timbal Balas (LTB) Siri yang dihadiri oleh Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael di Markas 1 Divisyen TDM, Kuching, Sarawak, Malaysia.
Pertemuan antara Pangdam XII/Tanjungpura bersama sejumlah pejabat utama kodam setempat dengan Panglima 1 Divisyen TDM Mayor Jenderal Dato Khairul Anuar bin Abd Aziz beserta jajarannya menjadi bagian dari agenda rutin kerja sama dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan darat Kalimantan Barat dan Sarawak. Pentingnya peningkatan pertukaran informasi dan komunikasi cepat antara TNI dan TDM menjadi fokus dalam sambutan Mayjen Jamallulael, sebagai upaya untuk memperkuat kolaborasi dalam pencegahan berbagai kejahatan lintas batas.
Lawatan Timbal Balas tidak hanya menjadi simbol persahabatan antara kedua angkatan bersenjata, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat koordinasi di lapangan, termasuk melalui patroli bersama atau Joint Border Patrol. Kolaborasi yang erat antara Kodam XII/Tanjungpura dan Divisyen 1 TDM diharapkan dapat menciptakan stabilitas dan rasa aman bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Harapan dari kedua belah pihak adalah agar kerja sama ini terus diperkuat untuk memberikan dampak positif bagi stabilitas kawasan dan persaudaraan abadi antara Indonesia dan Malaysia.

