Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu telah menegaskan tiga poin penting yang harus diterapkan dalam perjuangan pahlawan bangsa. Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu, Zulhairi, kesabaran adalah kunci utama dalam perjalanan ilmu, strategi, momentum, dan kebersamaan. Para pahlawan memahami bahwa kemerdekaan bukanlah sesuatu yang bisa diraih dengan terburu-buru, melainkan dibentuk melalui waktu dan keikhlasan.
Selanjutnya, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Setelah meraih kemerdekaan, para pahlawan tidak mengejar jabatan atau imbalan, namun mereka kembali ke rakyat untuk mengajar, membangun, dan mempersembahkan pengabdian. Hal ini menunjukkan bahwa kehormatan sejati bukanlah pada posisi yang dipegang, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan.
Pandangan jauh ke depan juga merupakan karakter utama dari para pahlawan. Mereka berjuang untuk generasi mendatang, demi kemakmuran bangsa yang mereka cintai, dan menjadikan perjuangan sebagai bagian dari ibadah. Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 dengan tema “Pahlawanku Teladanku Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan” diikuti dengan penuh rasa hormat dan kehormatan oleh seluruh ASN di lingkungan Kementerian Hukum Bengkulu, Kementerian HAM Sumsel Wilayah Kerja Bengkulu, dan Kanwil Ditjen Imigrasi Bengkulu.
Zulhairi juga mengajak semua jajarannya untuk meneladani semangat pantang menyerah dan gotong royong yang diwariskan para pahlawan. Dia menegaskan pentingnya terus bergerak dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN. Hal ini mencerminkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat dalam meneruskan perjuangan pahlawan yang patut untuk dicontoh.

