Pada perayaan ulang tahun ke-10 Shopee di Indonesia, perjalanan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta bisnis lokal mendapat sorotan. Adi Rahardja selaku Direktur Senior Pengembangan Bisnis Shopee Indonesia mengungkapkan bahwa kontribusi jutaan pelaku usaha dan kreator telah membantu platform Shopee dalam mencapai kesuksesan selama sepuluh tahun terakhir. Berbagai cerita inspiratif muncul, mulai dari UMKM yang bangkit dari keterbatasan, penjual yang menemukan pasar baru, hingga kreator yang memulai perjalanan konten pertamanya. Salah satu kisah menarik adalah perjalanan usaha Batik Kanthil dari Pekalongan yang mengalami kendala akibat kebakaran dan dampak pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Namun, setelah bergabung dengan Shopee, penjualan Batik Kanthil meningkat signifikan dan bahkan sebagian besar pesanan berasal dari Shopee Live. Dengan fitur interaktif tersebut, Batik Kanthil dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan, menampilkan detail batik secara real-time, dan menjawab pertanyaan pembeli secara langsung.
Shopee juga memberikan kesempatan bagi UMKM dan jenama lokal untuk tampil dalam perayaan ulang tahunnya. Kintakun, salah satu jenama lokal, meluncurkan koleksi terbatas Kintakun Sprei Set Special Shopee Birthday sebagai bentuk apresiasi terhadap kemitraan yang terjalin dengan Shopee. Selain itu, Fuji Utami juga ditunjuk sebagai bintang iklan kampanye 12.12 Birthday Sale dan kreator Shopee Affiliate. Fuji merasa senang dapat bergabung dengan Shopee Affiliate dan merayakan ulang tahun Shopee yang ke-10.
Dalam perayaan satu dekade kehadirannya, Shopee juga memberikan kesempatan bagi Batik Kanthil untuk ekspansi pasar ke Malaysia, Singapura, dan Thailand melalui Program Ekspor Shopee. Dengan begitu, Shopee tidak hanya menjadi platform e-commerce yang memperkuat ekosistem UMKM, namun juga mendukung pertumbuhan bisnis lokal dan jenama-jenama Indonesia. Semua upaya ini merupakan wujud komitmen Shopee dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

