Evaluasi Pembelajaran Berdasarkan Nilai Komisi X TKA

Penilaian terhadap hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang baru saja dirilis Kemendikdasmen mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. Menurutnya, hasil TKA tersebut seharusnya menjadi pemicu untuk mengevaluasi kualitas pembelajaran nasional secara menyeluruh. Evaluasi tersebut diharapkan tidak hanya melibatkan tenaga pendidik, tetapi juga peserta didik secara obyektif.

Dalam merespons capaian nilai Matematika dan Bahasa Inggris yang masih di bawah standar, Lalu Hadrian menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru jika kesalahan atau kelemahan terdapat pada guru. Begitu juga sebaliknya, jika siswa yang memiliki kekurangan, maka pendampingan dan peningkatan kualitas terhadap siswa harus ditingkatkan.

Komisi X DPR RI juga mendorong Kemendikdasmen untuk menggunakan hasil TKA sebagai dasar perumusan kebijakan pendidikan ke depan, terutama terkait dengan peningkatan kualitas kurikulum, metode pembelajaran, dan pelatihan guru. Hal ini bertujuan agar hasil TKA tidak hanya menjadi laporan semata, tetapi diikuti dengan langkah-langkah konkret untuk membawa pendidikan nasional ke arah yang lebih baik di masa mendatang.

Sebagai informasi tambahan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah secara resmi telah mengumumkan hasil TKA SMA, SMK, MA, dan Paket C Tahun 2025. Pengelolaan hasil TKA dilakukan secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab dengan menggunakan mekanisme resmi dan berjenjang untuk memastikan keakuratan data dan melindungi hak murid. Selain itu, pengumuman hasil TKA juga dilakukan melalui mekanisme berjenjang untuk menjamin ketepatan data, akuntabilitas, dan ketertiban administrasi dalam penyampaian informasi kepada satuan pendidikan dan murid.

Source link

Hot Topics

Related Articles