Polisi Panggil Freya JKT48 Terkait Laporan Penyalahgunaan AI

Kepolisian bersiap memanggil Raden Rara Freyanasifa Jayawardana atau Freya, personel JKT48, menyusul laporan dugaan penyalahgunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang kini masuk tahap klarifikasi. Pemanggilan dijadwalkan pada Kamis, 12 Maret 2026, setelah undangan klarifikasi lebih dulu disampaikan kepada pihak pelapor. Laporan itu sendiri tercatat dalam LP/B/519/II/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA, tertanggal 5 Februari 2026.

Laporan Berasal dari Dugaan Manipulasi Data

Perkara ini disebut bermula dari dugaan manipulasi data melalui unggahan di media sosial X. Dalam laporan, korban mengaku melihat postingan yang tidak dikenalnya sebagai milik pemilik akun, dengan sejumlah kata yang dinilai tidak pantas. Situasi tersebut kemudian memicu keberatan dari pihak korban karena merasa dirugikan oleh konten yang muncul dan beredar di ruang digital.

Adapun lokasi kejadian yang dicantumkan berada di Jalan Mas Putih D49, Permata Hijau, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Rentang waktu peristiwa disebut terjadi sepanjang 2022 hingga 2025, sehingga penyidik perlu menelusuri konteks unggahan dan dugaan penyalahgunaan data secara lebih rinci sebelum menentukan langkah lanjutan.

Polisi Minta Klarifikasi Freya dan Saksi

Untuk mendalami laporan tersebut, penyelidik Polres Metro Jakarta Selatan akan meminta keterangan dari Freya serta tiga saksi lainnya. Klarifikasi ini dilakukan guna memastikan duduk perkara dan menguji keterangan pelapor terkait akun, unggahan, dan dugaan penggunaan AI yang dipersoalkan. Polisi juga disebut akan memeriksa kembali informasi yang disampaikan saksi pelapor atas nama Raden Rara Freyanasifa Jayawardana.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan nama publik dari dunia hiburan dan isu yang sensitif: penyalahgunaan teknologi AI di media sosial. Di tengah maraknya konten digital yang mudah dimanipulasi, penyidik kini dituntut bergerak hati-hati agar setiap keterangan yang masuk bisa dipetakan secara jelas sebelum proses berikutnya berjalan.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Hot Topics

Related Articles