Kisah Nelayan Aceh Terdampar di Sri Lanka: Mesin Perahu Rusak

Seorang nelayan asal Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dilaporkan terdampar di Sri Lanka setelah mesin perahu motornya rusak di Samudera Hindia. Nelayan tersebut bernama Sadiqin, warga Meulingge, Kecamatan Pulo Aceh. Sebelumnya, Sadiqin dilaporkan hilang pada 1 Februari 2026 ketika melaut menggunakan perahu motor bot teptep. Perahu motor nelayan Pulo Aceh mengalami kerusakan mesin sehingga hanyut dan terbawa arus hingga ke Sri Lanka.

Sadiqin berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke rumah sakit di negara tersebut. Saat ini, nelayan Pulo Aceh berada di rumah sakit yang berjarak dua jam dari Kolombo, Sri Lanka. Panglima Laot Aceh sudah berkoordinasi dengan KBRI di Sri Lanka terkait informasi keberadaan Sadiqin. Kejadian ini telah dilaporkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui PSDKP Lampulo dan Dinas Kelautan Perikanan Aceh untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya koordinasi antar lembaga terkait dalam menangani kasus nelayan yang terdampar di luar negeri. Langkah-langkah telah diambil untuk memastikan pemulangan Sadiqin ke Aceh dengan aman. Banjir di Aceh Timur juga telah menyebabkan 30 kapal nelayan rusak, menunjukkan betapa sulitnya kondisi di perairan sekitar Aceh. Ini menegaskan perlunya peringatan dan perencanaan yang matang dalam menghadapi berbagai risiko di laut.

Source link

Hot Topics

Related Articles