Foton Motor memperkenalkan Foton eTUNLAND dan Foton eVIEW CONNECT di GIICOMVEC 2026, menyoroti transformasi serius kendaraan niaga di Indonesia. Kedua produk ini bukan hanya sekadar kendaraan listrik biasa, tapi benar-benar dirancang sebagai alat kerja yang siap untuk langsung digunakan dalam operasional bisnis.
Foton eTUNLAND, meskipun terlihat seperti double cabin konvensional, memiliki basis teknis yang berbeda total. Dengan sistem penggerak 4×4 elektrik, kendaraan ini cocok untuk medan semi-off-road dan operasional di berbagai lingkungan bisnis. Ditenagai oleh motor listrik yang menghasilkan tenaga instan sekitar 114 HP dengan torsi 290 Nm, Foton eTUNLAND juga dilengkapi dengan baterai 88 kWh yang memungkinkan jarak tempuh hingga 400 km dalam penggunaan sehari-hari.
Sementara itu, Foton eVIEW CONNECT fokus pada distribusi perkotaan sebagai van listrik untuk last mile delivery. Dengan baterai sekitar 50 kWh, kendaraan ini dapat mencapai jarak tempuh hingga 300 km, ideal untuk operasional distribusi dalam kota dengan pola stop-and-go yang intens. Fitur pengisian cepat sekitar 35 menit juga memungkinkan unit ini untuk tetap beroperasi dengan minim waktu downtime.
Selain performa yang unggul, kedua kendaraan ini juga dilengkapi dengan sistem konektivitas dan monitoring yang memungkinkan operator untuk memantau status baterai, pola penggunaan kendaraan, dan efisiensi operasional. Pendekatan Foton Motor dalam menghadirkan kendaraan listrik adalah dengan menawarkan efisiensi operasional menyeluruh, termasuk biaya energi lebih rendah, perawatan minimal, dan downtime yang dapat ditekan dengan fast charging.
Dengan Indonesia menjadi laboratorium nyata bagi kendaraan komersial listrik, Foton eTUNLAND dan Foton eVIEW CONNECT diuji secara langsung di kondisi riil. Kolaborasi dengan karoseri lokal juga memastikan setiap unit dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik di lapangan. Dengan pendekatan operasional dan produktif, Foton Motor menunjukkan bahwa kendaraan listrik bukan hanya tren, tapi sudah menjadi kebutuhan yang dapat mengukur efisiensi secara nyata.

