Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menegaskan bahwa Pakistan sangat memperhatikan isu Palestina dan memandang solusi dua negara sebagai langkah positif untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel. Menurut Dubes Chaudhri, penting bagi negara Palestina untuk memiliki perbatasan yang berkelanjutan sebelum tahun 1967. Pakistan secara konsisten mendukung perjuangan Palestina dan mencari penyelesaian konflik yang adil. Negara-negara anggota D8, termasuk Indonesia dan Pakistan, berkomitmen untuk memperkuat perdamaian di kawasan, dengan harapan dapat mengamankan hak-hak rakyat Palestina. Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Pakistan telah terjalin sejak 1950, dan keduanya merupakan pendiri Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955. Kedua negara telah bergabung dengan Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump pada 2026 untuk memantau proses perdamaian Palestina. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, meyakini bahwa kehadiran negara-negara di Dewan Perdamaian dapat memastikan bahwa tindakan yang diambil mendukung kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara.

