Menjaga Kondusifitas May Day 2026
Jakarta – Ketua Umum Laskar Sangidu Putih, Lamin Sumarlan, telah mengeluarkan instruksi tegas menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026. Instruksi ini diberikan dengan tujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif dalam setiap aksi yang dilakukan.
Arahan Antisipasi Gangguan Keamanan
Pada konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Lamin Sumarlan menekankan pentingnya instruksi tersebut disampaikan hingga ke tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan yang sering muncul pada saat aksi massa.
Lamin Sumarlan juga mengingatkan agar semua elemen masyarakat, terutama mahasiswa dan kelompok buruh, tetap waspada terhadap kemungkinan adanya provokasi yang dapat memicu keributan. Ia menyatakan bahwa dalam sejumlah insiden dalam aksi unjuk rasa sebelumnya, terdapat indikasi adanya kepentingan tertentu yang memanfaatkan mobilisasi massa untuk menciptakan ketidakstabilan.
Pesan Penting untuk Persatuan
Menyambut momentum May Day, Lamin Sumarlan mengajak seluruh elemen buruh untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa kebebasan berpendapat harus tetap dijaga dalam koridor hukum dan ketertiban. Penyampaian aspirasi harus dilakukan tanpa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berpotensi menciptakan kekacauan.
Terakhir, Lamin Sumarlan menekankan bahwa menjaga ketertiban dan keamanan merupakan tanggung jawab bersama guna menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

