Era Digital: Transformasi Media Menjadi Keniscayaan
JAKARTA – Perkembangan ekosistem media digital dianggap sebagai suatu keharusan yang tidak bisa dihindari seiring dengan perubahan dalam pola konsumsi informasi masyarakat, terutama di kalangan generasi muda yang kini lebih cenderung mengakses berita melalui platform digital.
Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, langkah pemerintah untuk melibatkan kanal komunikasi publik berbasis digital, termasuk yang dikenal sebagai homeless media, adalah langkah yang wajar dalam menghadapi perubahan dalam dunia media saat ini. Dave menilai bahwa pola konsumsi informasi masyarakat telah berubah secara signifikan menuju platform digital dan berbagai jenis media baru.
Transformasi Berjalan dalam Koridor Sehat
Dave Laksono menekankan bahwa transformasi media digital harus tetap berjalan dalam koridor yang sehat, bertanggung jawab, dan menghormati prinsip-prinsip dasar jurnalistik. Menurutnya, kebebasan berekspresi di ranah digital harus disertai dengan aspek akurasi, verifikasi, keberimbangan, serta tanggung jawab atas dampak informasi yang disebarkan kepada masyarakat.
Legislator dari Partai Golkar ini juga menyoroti pentingnya media arus utama dalam menjaga standar jurnalisme profesional serta sebagai pilar demokrasi. Media arus utama memiliki mekanisme editorial, kode etik, dan sistem akuntabilitas yang menjadi pondasi dalam menjaga kualitas informasi publik.
Penguatan Media Konvensional di Tengah Tantangan Disrupsi Digital
Dave Laksono menyatakan bahwa penguatan terhadap media konvensional tetap harus menjadi perhatian utama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan di tengah tantangan disrupsi digital saat ini. Meskipun informasi digital tengah berkembang dengan cepat, keberadaan media konvensional dinilai tetap penting, mengingat maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, dan konten tanpa proses editorial yang memadai.
Sebagai negara dengan populasi yang mayoritas terdiri dari generasi muda, penting bagi Indonesia untuk terus beradaptasi dengan perkembangan media digital dan menjaga kualitas informasi yang disajikan kepada masyarakat demi keberlangsungan demokrasi dan kebebasan berekspresi. Melalui sinergi antara media konvensional dan digital yang sehat dan bertanggung jawab, diharapkan informasi yang sampai kepada masyarakat dapat terjamin kredibilitas dan keakuratan.

