Menteri ESDM Dorong Penguatan Infrastruktur Listrik ASEAN di Forum BIMP-EAGA
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia, Bahlil Lahadalia, menghadiri BIMP-EAGA Leaders’ Summit di Filipina dan mendorong pembangunan infrastruktur listrik lintas negara ASEAN.
Sinergi Pembangunan Infrastruktur Listrik di Kawasan
Dalam pertemuan tersebut, Bahlil menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur energi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Kerja sama subregional bukan hanya tentang konektivitas antarnegara, tetapi juga tentang akses listrik yang merata, andal, dan terjangkau hingga ke daerah terpencil.
Melalui partisipasi aktif, Kementerian ESDM berharap untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun infrastruktur energi. Hal ini diharapkan tidak hanya akan mengamankan pasokan energi masing-masing negara, tetapi juga akan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.
Kerja Sama Menguatkan Akses Energi di Daerah Remote Area
Namun, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa BIMP-EAGA perlu terus berkembang untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih nyata. Kerja sama subkawasan harus menjadi lebih adaptif, berdampak, dan responsif terhadap perubahan dinamika global.
Dengan semangat tersebut, BIMP-EAGA diharapkan dapat memberikan akses energi yang lebih baik bagi masyarakat di daerah perbatasan dan pulau-pulau terpencil, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

