Mahfud MD Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Sistem Demokrasi
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengingatkan akan bahaya penyalahgunaan sistem demokrasi yang dapat mengarah pada terciptanya pemerintahan otoriter melalui jalur konstitusional.
Potensi Penyalahgunaan Demokrasi
Mahfud menyoroti pandangan Mohammad Hatta, Wakil Presiden pertama RI, mengenai potensi penyimpangan dalam praktik demokrasi. Pada tahun 1933, Hatta telah mengingatkan untuk berhati-hati terhadap dampak dari penerapan demokrasi.
Dalam konteks saat ini, Mahfud menekankan bahwa sejumlah negara telah memperlihatkan bagaimana demokrasi dapat dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk mempertahankan dan memperkuat kekuasaan. Hal ini dapat membawa pada terbentuknya pemerintahan otoriter melalui mekanisme yang seharusnya demokratis, seperti pemilihan umum dan proses konstitusi.
Contoh Politik Adolf Hitler
Sebagai ilustrasi, Mahfud menyebut perjalanan politik Adolf Hitler di Jerman yang awalnya naik ke tampuk kekuasaan melalui hasil pemilu sebelum kemudian membangun rezim otoriter. Hal ini menunjukkan bagaimana proses demokrasi dan konstitusi dapat dimanfaatkan untuk tujuan otoriter.
Mahfud menegaskan bahwa kontrol masyarakat sangatlah penting dalam mengawasi jalannya sistem demokrasi agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan golongan tertentu. Demokrasi harus tetap berjalan sesuai dengan prinsip kebebasan, keadilan, dan konstitusi.

