Timwas DPR Minta Pemerintah Pastikan Tak Ada Jemaah Indonesia Tercecer

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Maman Imanul Haq, menekankan pentingnya kelancaran armada transportasi jemaah haji Indonesia dalam fase perpindahan dari Muzdalifah menuju Mina. Menurutnya, Armuzna merupakan titik rawan dalam penyelenggaraan ibadah haji karena merupakan jalur padat yang harus diawasi dengan ketat.

Mengawasi Kelancaran Perjalanan Jemaah

Maman menyampaikan bahwa lokasi transit di Muzdalifah hanya memiliki fasilitas terbatas untuk jemaah yang harus melalui fase perpindahan tersebut. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk memastikan semua jemaah dapat terangkut dengan lancar menuju Mina tanpa ada yang tertinggal.

Ia menyoroti risiko keselamatan jemaah akibat kelelahan fisik dan cuaca panas ekstrem di Arab Saudi, khususnya bagi lansia, penyandang disabilitas, dan jemaah risiko tinggi. Maka dari itu, perlu dilakukan penyisiran menyeluruh dan koordinasi yang baik dalam pengangkutan jemaah.

Pendampingan dan Pelayanan Optimal

Maman menegaskan bahwa kelancaran ibadah haji bukan hanya dari segi pelaksanaan, tetapi juga dari faktor keselamatan jemaah. Oleh karena itu, petugas haji harus memberikan pendampingan intensif, terutama kepada jemaah yang membutuhkan bantuan khusus.

Ia menekankan pentingnya pelayanan spesial, terutama di fase Armuzna yang dinilai sebagai tahapan krusial dalam proses haji. Dengan demikian, diharapkan tidak ada jemaah Indonesia yang tercecer selama perjalanan menuju Mina.

Melalui perhatian yang cermat dan koordinasi yang baik, diharapkan semua jemaah haji Indonesia dapat menyelesaikan rangkaian ibadah haji dengan lancar dan aman.

Source link

Hot Topics

Related Articles