Thomas Partey Ditolak Masuk Kanada, Absen di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Pemerintah Kanada menolak izin masuk bagi gelandang Tim Nasional Ghana, Thomas Partey, menjelang pertandingan pembuka Piala Dunia 2026. Keputusan ini berpotensi membuat Partey absen saat Ghana menghadapi Panama di Toronto pada akhir pekan ini.
Thomas Partey Dihadapkan pada Masalah Hukum Serius
Keputusan pencekalan terhadap Partey muncul di tengah kasus hukum serius yang saat ini membelit pemain berusia 32 tahun tersebut. Partey menghadapi tuduhan pemerkosaan dan kekerasan seksual yang diajukan oleh Kepolisian Metropolitan London pada Juli 2025.
Pada bulan Februari lalu, Partey kembali menerima dua dakwaan pemerkosaan baru, namun ia secara tegas menyatakan diri tidak bersalah atas tuduhan tersebut. Meskipun berstatus bebas dengan jaminan, persidangan kasusnya baru akan digelar pada Januari 2027 mendatang.
FIFA Menegaskan Kendala Perjalanan Partey
Akibat pencekalan tersebut, Thomas Partey tidak akan dapat membela Ghana dalam laga perdana di BMO Field pada Rabu, 17 Juni. FIFA telah memberikan konfirmasi mengenai masalah administrasi negara tuan rumah yang menghambat perjalanan sang pemain. Otoritas sepak bola dunia ini menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah.
Meskipun absen di laga pembuka, Partey masih memiliki peluang untuk bermain di dua pertandingan fase grup berikutnya di Amerika Serikat. Ghana dijadwalkan melawan Inggris di Foxborough pada Rabu, 24 Juni, dan akan menghadapi Kroasia di Philadelphia pada Minggu, 28 Juni.

