Di Piala Dunia 2026 mendatang, FIFA resmi menerapkan kebijakan baru terkait jeda minum selama 3 menit setiap babak pertandingan.
Kebijakan Baru FIFA
Keputusan ini diambil untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para pemain di lapangan, tanpa terpengaruh oleh kondisi cuaca di stadion. Pada menit ke-22 di setiap babak pertandingan, para pemain akan mendapatkan waktu istirahat.
Penyesuaian Berdasarkan Evaluasi
FIFA membuat keputusan progresif ini setelah mengevaluasi turnamen sebelumnya, termasuk Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat. Selama kompetisi tersebut berlangsung, cuaca panas ekstrem di wilayah penyelenggara dianggap membahayakan para pemain.
Salah satu pemain yang merasakan dampak langsung dari kondisi cuaca tersebut adalah Enzo Fernandez dari Chelsea. Ia bahkan mengeluhkan penurunan kondisi fisiknya secara signifikan akibat suhu udara yang ekstrim selama bertanding.
Dampak Cuaca Ekstrem
Gelandang Atletico Madrid, Marcos Llorente, juga mengalami hal serupa setelah laga di Pasadena, California. Ia menyoroti betapa menyiksanya suhu lapangan yang sangat tinggi terhadap fisik pemain.
Meski keputusan ini diambil demi kesehatan para atlet, namun mendapat kritik keras dari beberapa pihak. Ada yang menyebut bahwa interupsi jeda minum di tengah babak dapat mengganggu ritme permainan sepak bola dan membuatnya mirip dengan sistem permainan olahraga Amerika Serikat.

