Jannik Sinner Menaklukkan Jenson Brooksby dan Melangkah ke Babak Keempat Wimbledon
Jakarta (ANTARA) – Petenis Jerman, Jannik Sinner, memperlihatkan performa yang semakin meningkat setelah berhasil melaju ke babak keempat Wimbledon dengan mengalahkan Jenson Brooksby dengan skor 6-4, 6-3, 6-4 pada babak ketiga. Kemenangan ini membuat Sinner melangkah ke babak 16 besar Wimbledon untuk kelima kalinya berturut-turut.
Semakin Matang di Turnamen Wimbledon
Sinner mengungkapkan rasa senangnya atas kemenangan tersebut dan menyatakan bahwa ia terus berusaha untuk berkembang setiap hari. Meskipun berhasil menang dalam tiga set langsung, Sinner mengakui bahwa masih ada ruang untuk peningkatan dalam permainannya. Dalam pertandingan tersebut, Sinner mencatatkan 26 kesalahan sendiri dibandingkan dengan 20 kesalahan yang dilakukan oleh Brooksby.
Selama pertandingan, Sinner sempat mengalami kesulitan dalam mengamankan gim servis saat menjelang akhir pertandingan. Namun, ia mampu tampil lebih solid pada momen-momen penting untuk memastikan kemenangan dan menjaga peluangnya untuk mempertahankan gelar juara.
Melangkah ke Babak Keempat dan Lawan Selanjutnya
Pada babak keempat, Jannik Sinner akan berhadapan dengan petenis kualifikasi asal Jepang, Shintaro Mochizuki, yang berhasil mengalahkan Rafael Jodar dalam pertandingan sebelumnya. Sinner datang ke Wimbledon dengan motivasi tinggi setelah kekecewaan di French Open dan siap untuk menunjukkan performa terbaiknya di turnamen ini.
Sementara itu, Brooksby, walau kalah dalam pertandingan ini, menunjukkan peningkatan performa dengan tampil di babak ketiga Wimbledon untuk kedua kalinya. Prestasinya terbaik sejauh ini adalah mencapai babak keempat US Open 2021 sebelum kalah dari Novak Djokovic.
Sebagai petenis muda yang berpotensi, Sinner terus bertekad untuk meraih lebih banyak prestasi dan menjadi salah satu petenis terbaik dalam era tenis modern. Dengan pengalaman dan mental juara yang dimilikinya, Sinner berpeluang mempertahankan gelar Wimbledon dan menorehkan namanya di sejarah tenis dunia.
Copyright © ANTARA 2026

