Rano Karno: Nobar Piala Dunia Bukan Sekadar Menonton Bersama
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menilai nonton bareng (nobar) sepak bola memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar menonton pertandingan bersama-sama. Nobar dapat menjadi wadah untuk mempersatukan warga Jakarta dari berbagai latar belakang yang berbeda.
Rano menyatakan pandangannya ini pada Festival Rakyat Bola Gembira dan Nonton Bersama Final Piala Dunia FIFA 2026 di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Acara ini berhasil menarik sekitar 14.000 warga Jakarta untuk hadir dan meramaikan acara tersebut.
Ekonomi dan Kegembiraan dalam Nobar
Menurut Rano, keikutsertaan ribuan warga Jakarta dalam acara ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian. Dengan adanya 200 tenant UMKM yang ikut serta dalam acara ini, aktivitas ekonomi terangkat, terutama bagi pelaku usaha makanan, minuman, dan produk lokal.
“Kita bisa lihat perputaran ekonominya dari laporan yang ada bisa mencapai angka yang luar biasa. Inilah pergerakan ekonomi yang memang nyata digerakkan oleh masyarakat itu sendiri,” ujar Rano.
Hasil Prediksi Rano Karno
Terkait hasil pertandingan, Rano memberikan prediksinya dengan menganalisis bahwa Spanyol akan menang dengan skor 2-1. Selain menyuguhkan layar nonton bersama, Festival Rakyat Bola Gembira juga menampilkan panggung musik, hiburan keluarga, aktivitas komunitas, serta ruang promosi bagi pelaku UMKM.
Selain di Lapangan Banteng, kegiatan nobar berskala besar juga diadakan di hampir 30 lokasi di seluruh Jakarta. Meshandari itu, ratusan kegiatan serupa juga diselenggarakan secara mandiri oleh warga di lingkungan sekitar mereka.
Penyelenggaraan festival ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan berbagai pihak seperti TVRI, TNI Angkatan Darat, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kamar Dagang dan Industri DKI Jakarta, Jakarta Experience Board, PT MRT Jakarta, serta mitra lainnya.

