Artika Sari Devi Mendorong Pendidikan Karakter Anak untuk Menjadi Fokus Utama
Jakarta (ANTARA) – Puteri Indonesia Tahun 2004, Artika Sari Devi, menegaskan bahwa pembentukan karakter merupakan aspek penting yang harus diperhatikan dalam pendidikan anak, selain dari prestasi akademik. Kolaborasi antara orang tua dan sekolah menjadi kunci untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Artika mengungkapkan, “Anak-anak perlu belajar untuk menghargai diri mereka sendiri dan orang lain. Empati menjadi salah satu nilai yang kami tekankan.” Hal ini disampaikan dalam acara peluncuran identitas baru Veritas Intercultural School (VIS) yang berlangsung bersamaan dengan peringatan Hari Anak Nasional di Jakarta.
Kolaborasi Antara Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Anak secara Holistik
Bintang film “Dia Bukan Ibu” tersebut menekankan pentingnya peran sekolah dalam mendampingi perkembangan setiap anak. Menurutnya, orang tua tidak hanya menitipkan anak ke sekolah, tetapi harus terlibat aktif dalam proses pendidikan anak.
Artika juga menekankan perlunya memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi sesuai minat masing-masing. Ia memberikan contoh salah satu anaknya yang mendapat dukungan penuh dari sekolah dalam menekuni olahraga anggar, tanpa mengorbankan proses pembelajaran akademik.
Menurut Artika, setiap anak memiliki kecerdasan yang beragam, tidak hanya dalam hal akademik, tetapi juga dalam seni, olahraga, bahasa, dan bidang lainnya. Hal ini menjadi salah satu hal yang sangat dihargai oleh Artika dari peran sekolah.
Tantangan Pengasuhan Generasi Alpha dalam Era Digital
Artika juga mengakui bahwa pengasuhan Generasi Alpha semakin menantang, terutama karena anak-anak tumbuh di tengah era teknologi digital. Orang tua perlu menjadi pendengar yang baik dan menetapkan batasan yang jelas terkait penggunaan teknologi.
Sementara itu, Kepala Veritas Intercultural School, Lauren Sarinah, menekankan bahwa peran sekolah tidak hanya memberikan pembelajaran akademik, tetapi juga mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi kehidupan dengan penguatan karakter, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi.
Lauren menambahkan bahwa kerja sama antara sekolah dan orang tua menjadi kunci dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, empati, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tantangan di masa depan.

