Toma Junior Popov Cetak Sejarah di Final BWF China Open 2026
Di tengah kondisi angin yang rumit, Tunggal putra Prancis Toma Junior Popov berhasil mencetak sejarah dengan melaju ke final BWF World Tour Super 1000 China Open 2026. Dalam pernyataannya, Popov merasa senang bisa mewakili Prancis dengan baik di level turnamen tertinggi tersebut.
Popov harus berjuang keras setelah kalah dalam gim pertama untuk akhirnya mengalahkan unggulan kedelapan asal Kanada, Victor Lai, dengan skor 14-21, 21-12, 21-15. Kemenangan ini membawa Popov menjadi pemain tunggal Prancis pertama yang mencapai final turnamen level Super 1000.
Popov juga menyesuaikan permainannya dengan baik terhadap kondisi lapangan yang sulit akibat angin kencang. Ia berhasil menemukan pola permainan yang tepat setelah interval gim ketiga, memanfaatkan angin untuk mengontrol permainan dan menekan lawannya.
Perjalanan Menuju Final
Prestasi Popov pada China Open 2026 tidak hanya sekadar membatasi diri pada final. Sebelumnya, ia juga mencatatkan sejarah sebagai pemain tunggal Prancis pertama dalam 22 tahun yang mencapai semifinal turnamen ini. Popov berada pada ranking ke-17 dunia, dan kemenangannya atas Lai menjadi langkah besar dalam karir bulu tangkisnya.
Dalam pertandingan final, Popov akan berhadapan dengan unggulan keenam asal Taiwan, Chou Tien Chen. Chen melaju ke final setelah mengalahkan rekan senegaranya, Lin Chun Yi, dalam dua gim langsung 21-18, 21-17. Pertarungan antara Popov dan Chen diprediksi akan menjadi laga sengit untuk meraih gelar China Open 2026.
Popov sendiri masih bersemangat dan tidak sabar untuk kembali ke lapangan. Ia berharap bisa membawa pulang gelar juara sebagai pencapaian tertinggi dalam kariernya. Kemenangan di final akan menjadi capaian besar bagi Popov dan juga untuk bulu tangkis Prancis secara keseluruhan.

