Jamu dan Obat Herbal Bisa Merusak Ginjal Jika Dikonsumsi Sembarangan
Masyarakat Indonesia sering mengandalkan jamu tradisional dan obat-obatan bebas sebagai solusi kesehatan sehari-hari. Mulai dari meredakan pegal linu hingga menjaga daya tahan tubuh, berbagai produk tersebut memang cukup populer. Namun, tanpa pengawasan medis, konsumsi obat, herbal, atau jamu secara sembarangan bisa berisiko merusak ginjal.
Risiko Merusak Ginjal Akibat Konsumsi Obat-obatan dan Jamu
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Hamidah, bersama Dokter Spesialis Andrologi dan influencer kesehatan, dr. Jefry Tribowo, mengungkapkan bahwa konsumsi obat-obatan, herbal, atau jamu tanpa pengawasan medis dapat menyebabkan kerusakan fungsi ginjal. Masyarakat perlu memahami batasan dosis dan efek samping dari bahan-bahan konsumsi sehari-hari untuk menghindari risiko ini.
“Kebiasaan nomor empat mungkin dari obat, herbal, atau mungkin jamu-jamuan. Kalau dikonsumsi secara sembarangan tanpa anjuran dokter, tanpa pengawasan dokter,” kata dr. Hamidah.
Peran Ginjal dalam Tubuh dan Potensi Kerusakan
Ginjal berperan sebagai organ utama dalam memetabolisme dan mengeluarkan sisa racun dari tubuh melalui urine. Ketika suatu bahan dikonsumsi secara berlebihan atau tidak sesuai dengan kondisi tubuh, ginjal akan bekerja lebih keras dan berisiko mengalami inflamasi atau penurunan fungsi.
Jadi, meskipun jamu dan obat herbal membawa berbagai manfaat, sangat penting untuk memperhatikan cara konsumsi dan dosis yang tepat agar ginjal tetap sehat dan tidak terganggu.
Sumber: Nama Sumber

