TNI AU Tambah Pesawat CASA untuk Perkuat Modifikasi Cuaca di Kalimantan Barat
TNI Angkatan Udara telah menambah pesawat CASA A-2117 dari Skadron Udara 4 untuk memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Pesawat ini didatangkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, untuk mendukung upaya penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Langkah Strategis dalam Penanganan Karhutla
Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono menyatakan bahwa pengerahan pesawat CASA tersebut merupakan langkah strategis TNI AU untuk memperkuat dukungan operasi udara guna membantu mengendalikan potensi karhutla di Kalimantan Barat. OMC merupakan bagian dari penanganan terpadu yang fokus tidak hanya pada pemadaman api, tetapi juga mencakup upaya khusus terkait kondisi cuaca yang mendukung pencegahan dan pengendalian karhutla.
Pesawat CASA A-2117 untuk Dukung Operasi Modifikasi Cuaca
Pesawat CASA A-2117 dari Skadron Udara 4 digunakan untuk mendukung OMC dengan menyemai bahan pada awan agar terjadi hujan. Kehadiran pesawat tersebut menjadi tambahan kekuatan operasi udara dalam penanganan karhutla di Kalimantan Barat, yang sebelumnya didukung oleh patroli udara, “water bombing,” dan OMC.
Komitmen TNI AU dalam menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan dari ancaman karhutla tercermin dalam upaya mereka untuk senantiasa memberikan dukungan yang dibutuhkan. Sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam menghadapi ancaman karhutla yang dapat mengganggu keselamatan masyarakat dan kualitas lingkungan.
Seluruh dukungan udara yang diberikan akan terus diselaraskan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Upaya ini merupakan implementasi nyata dari komitmen TNI AU dalam menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

