Tata Kelola Usaha Pariwisata: Pemkab Kepulauan Seribu

Pemkab Kepulauan Seribu Perkuat Tata Kelola Usaha Pariwisata Melalui Pembinaan

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu memperkuat tata kelola usaha pariwisata dengan melakukan kegiatan pembinaan kepada para pelaku usaha di lebih dari 20 pulau di daerah tersebut. Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Fahmi Ardi Ramlan, mengungkapkan bahwa pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, dan memastikan legalitas usaha pariwisata sesuai regulasi yang berlaku.

Fokus Pembinaan dan Kolaborasi dengan OPD Terkait

Pembinaan yang dilakukan hingga Desember 2026 ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan destinasi wisata yang profesional, aman, dan nyaman bagi para wisatawan. Proses pembinaan meliputi penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan yang lebih responsif, serta sosialisasi terkait sertifikat kesehatan dan sanitasi. Selain itu, aspek keselamatan usaha, mitigasi risiko bencana, dan pengelolaan lingkungan juga menjadi fokus utama pembinaan.

Fahmi Ardi Ramlan juga menekankan pentingnya kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Sudin Lingkungan Hidup dan Sudin Kesehatan, dalam mengawal proses pembinaan ini. Hal ini bertujuan untuk memastikan implementasi pembinaan berjalan dengan optimal dan konsisten.

Pentingnya Kesadaran Lingkungan dan Legalitas Usaha

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Achmad Hariadi, menyoroti pentingnya penerapan gerakan pilah sampah di lokasi usaha pariwisata sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem. Pembinaan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran para pelaku usaha terhadap kebersihan lingkungan demi menjaga daya tarik wisata Kepulauan Seribu.

Dengan melakukan pembinaan secara merata kepada pelaku usaha di lebih dari 20 pulau, diharapkan legalitas usaha dan kesesuaian perizinan berbasis risiko dapat terpenuhi dengan baik di lapangan. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu dalam memajukan sektor pariwisata dengan berkelanjutan.

Source link

Hot Topics

Related Articles