Pusdokkes Polri Minta Keluarga Laporkan Data Korban Kapal Virgo

Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian (Pusdokkes) Polri meminta keluarga penumpang dan awak Kapal Virgo Transport 8 segera menyerahkan data pembanding kepada kepolisian. Data tersebut akan digunakan untuk membantu proses identifikasi apabila tim SAR gabungan kembali menemukan jasad korban.

Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Wahyu Hidayati mengatakan keluarga dapat melapor ke Polda atau Rumah Sakit Bhayangkara setempat. Mereka diminta membawa informasi mengenai korban, antara lain foto, riwayat medis, serta data lain yang dapat membantu pencocokan identitas.

Data keluarga dibutuhkan untuk proses identifikasi

“Silakan datang ke Polda atau Rumah Sakit Bhayangkara setempat, bawa data diri korban seperti foto, riwayat medis, dan lainnya,” kata Wahyu di Banjarmasin, Selasa.

Menurut Wahyu, data dari keluarga diperlukan karena kondisi jasad korban dapat berubah seiring waktu. Dalam beberapa hari ke depan, jasad yang ditemukan dikhawatirkan semakin sulit dikenali secara visual. Karena itu, tim identifikasi membutuhkan data pembanding sebelum dan sesudah kematian, yang dikenal sebagai ante-mortem dan post-mortem.

Ia menyebut sejumlah informasi dapat memperkuat pencocokan identitas. Di antaranya foto korban yang memperlihatkan struktur gigi, keterangan mengenai tanda lahir, serta bekas luka operasi. Sampel DNA dari keluarga inti juga dapat digunakan sebagai pembanding dalam proses identifikasi.

“Sampel DNA dari keluarga inti juga bisa untuk data pembanding,” jelas Wahyu.

Enam korban meninggal telah teridentifikasi

Sejauh ini, enam korban meninggal yang telah ditemukan sudah berhasil diidentifikasi. Wahyu mengatakan proses tersebut relatif mudah karena kondisi jasad masih utuh. Bahkan, sidik jari sebagian korban masih dapat digunakan untuk menemukan data kependudukan mereka.

“Bahkan dari sidik jari masih bisa teridentifikasi data kependudukannya sehingga mudah bagi kami melacak keluarganya,” tambahnya.

Data pembanding dari keluarga tetap diminta untuk mengantisipasi penemuan jasad berikutnya, terutama apabila kondisi korban tidak lagi memungkinkan untuk dikenali dengan cara yang sederhana. Informasi yang diserahkan keluarga akan membantu tim mencocokkan temuan lapangan dengan ciri-ciri korban yang dilaporkan.

129 penumpang dan awak masih belum ditemukan

Berdasarkan data yang disampaikan, Kapal Virgo mengangkut 243 penumpang dan awak. Hingga kini, 114 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia.

Dengan demikian, masih terdapat 129 penumpang dan awak yang belum ditemukan. Pencarian terhadap para korban dilakukan oleh tim SAR gabungan, sementara Pusdokkes Polri menyiapkan proses identifikasi terhadap setiap jasad yang mungkin ditemukan dalam operasi tersebut.

Source link

Hot Topics

Related Articles