Konfrontasi Langsung Antara Rusia dan NATO Sudah Terjadi

Jurubicara Kremlin Dmitry Peskov pada Kamis (4/4) menyatakan bahwa hubungan antara Rusia dan NATO telah mencapai titik terendah sejak terlibat dalam membantu Ukraina dalam perang melawan Rusia. Menurut Peskov, hubungan saat ini telah memasuki tingkat konfrontasi langsung. Ia menyoroti bagaimana NATO telah memperluas aliansinya dengan memasukkan Finlandia dan Swedia ke dalam keanggotaannya.

Peskov juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap NATO yang terlibat dalam konflik di sekitar Ukraina dan terus bergerak mendekati perbatasan Rusia serta memperluas infrastruktur militer menuju perbatasan negaranya.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah menyatakan bahwa Rusia merasa ditipu oleh Barat setelah Perang Dingin dan pembubaran aliansi Pakta Warsawa. Sementara NATO, sebaliknya, terus bergerak ke arah timur dengan memasukkan negara-negara mantan anggota Pakta Warsawa dan tiga negara Baltik yang sebelumnya merupakan bagian dari Uni Soviet.

Negara-negara Barat menolak tuduhan Rusia tersebut dan menjelaskan bahwa bergabung dengan NATO adalah pilihan demokratis bagi negara-negara yang telah melepaskan diri dari pemerintahan Komunis selama beberapa dekade. NATO juga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada Ukraina adalah untuk membantu negara tersebut bertahan dari agresi Rusia.

Meskipun demikian, Rusia memandang bahwa tindakan NATO justru membuat mereka terlibat secara de facto dalam konflik tersebut. Pada bulan Februari, Putin mengancam bahwa konflik langsung antara Rusia dan NATO dapat membawa dunia menuju Perang Dunia Ketiga.

Sumber: https://news.google.com

Source link

Hot Topics

Related Articles