TV pemerintah Yordania melaporkan bahwa negara tersebut telah membuka kembali operasi lalu lintas udara lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan setelah sebelumnya ditutup sejak Sabtu malam (13/4). Dilansir dari Reuters, pembukaan kembali wilayah udara dilakukan lebih dari tiga jam lebih awal dari jadwal yang ditentukan.
Selain Yordania, otoritas penerbangan Irak juga melaporkan bahwa mereka telah melanjutkan perjalanan udara setelah mengatasi risiko keamanan akibat serangan udara dari Iran. Sementara itu, Lebanon juga melaporkan bahwa bandaranya sudah mulai beroperasi setelah sebelumnya ditutup semalaman.
Pada Sabtu malam (13/4), Iran dilaporkan meluncurkan ratusan drone dan rudal ke wilayah Israel sebagai balasan atas pemboman yang dilakukan oleh militer IDF di komplek diplomatik di Damaskus, Suriah awal bulan ini. Yordania berhasil mencegat dan menembak jatuh puluhan drone Iran yang menuju ke Israel karena negara tersebut terletak di antara Iran dan Israel.
Tentara Yordania saat ini dalam keadaan siaga tinggi, dengan sistem radar terus memantau setiap aktivitas drone yang berasal dari Irak dan Suriah.
Referensi: [Source link](https://rmol.id/dunia/read/2024/04/14/616741/yordania-irak-lebanon-buka-kembali-wilayah-udara-setelah-serangan-iran)

