JAKARTA — Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menyampaikan apresiasi atas sikap para relawan dan pendukung yang memilih menahan diri untuk tidak menggelar aksi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Komandan Strategis TKN Prabowo-Gibran, Sufmi Dasco Ahmad, menilai keputusan itu menunjukkan kedewasaan politik para pendukung setelah Prabowo Subianto mengimbau agar aksi damai tersebut tidak dilanjutkan.
Relawan Diapresiasi karena Patuh pada Imbauan Prabowo
Dasco menegaskan pihaknya berterima kasih kepada para simpatisan yang menghormati arahan Prabowo. Menurut dia, sikap tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa para pendukung memahami batas dan tidak memaksakan agenda yang semula direncanakan di depan gedung MK. Ia menyebut imbauan itu dijalankan dengan baik oleh banyak relawan di lapangan.
Sejumlah Relawan Sempat Datang dari Luar Kota
Meski begitu, Dasco mengakui ada sejumlah relawan dari luar kota yang sudah terlanjur tiba di Jakarta untuk mengikuti aksi di depan Mahkamah Konstitusi. Namun, langkah itu tidak berlanjut karena Satgas TKN bergerak mengimbau mereka agar kembali dan tidak berkumpul di depan gedung MK. Upaya tersebut membuat rencana massa besar itu akhirnya mereda sebelum sempat digelar.
Aksi Damai Dibatalkan Setelah Imbauan Prabowo
Rencana pengerahan ratusan ribu pendukung Prabowo-Gibran ke depan Gedung MK, Jakarta, sebelumnya sempat mencuat. Namun setelah Prabowo Subianto meminta agar aksi damai itu dibatalkan, agenda tersebut ditunda. Keputusan itu kemudian diikuti para relawan, sehingga situasi di sekitar MK tidak dipenuhi massa sebagaimana semula direncanakan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

