Strategi ASDP Hadapi Lonjakan Trafik Penyeberangan Lebaran

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) siap menghadapi lonjakan trafik penyeberangan dari Sumatera ke Jawa, maupun sebaliknya, saat arus balik Lebaran 2025. Hal ini disebabkan oleh peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan selama periode Lebaran 2025, seperti yang tercatat dalam data Posko Angkutan Lebaran.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan kelancaran operasional dan keselamatan pengguna jasa. Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik pada arus balik, akan disediakan sebanyak 30 kapal di lintasan Merak-Bakauheni dan 31 kapal di Bakauheni-Merak. Kerja sama erat dilakukan dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk pengaturan jadwal operasi kapal.

ASDP juga telah mengoptimalkan layanan digital Ferizy sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi pengguna jasa. Data menunjukkan bahwa pada hari H Lebaran, terjadi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak dan BBJ Bojonegara. Sementara itu, pergerakan dari Sumatera ke Jawa juga mencatat lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan.

Menteri Perhubungan, bersama dengan perwakilan ASDP, telah meninjau persiapan arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Berbagai langkah strategis telah diterapkan untuk memastikan kelancaran arus balik, termasuk sistem delaying dan buffer zone di beberapa titik rest area ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar. Pengelolaan arus kendaraan dengan sistem yang terstruktur menjadi kunci dalam optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Dengan jumlah kapal yang mencukupi kebutuhan pemudik dan persiapan yang matang di beberapa pelabuhan utama, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lancar. ASDP terus berupaya untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa, serta menjaga tingkat layanan yang optimal dalam setiap perjalanan penyeberangan.

Source link

Hot Topics

Related Articles