Komisi V DPR melakukan peninjauan dan kunjungan kerja ke Stadion Utama Riau di Kota Pekanbaru untuk melihat langsung kondisinya dan membahas rencana pemberdayaan kembali setelah lama terbengkalai. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw bersama anggota DPR dari Daerah Pemilihan Riau, Syahrul Aidi Maazat, mengatakan pentingnya memberdayakan kembali stadion tersebut agar tidak menjadi beban, melainkan aset bagi masyarakat. Mereka ingin mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan merubah stadion yang megah namun terbengkalai itu menjadi lebih produktif.
Pendekatan industri dan bisnis dianggap penting dalam pengelolaan infrastruktur olahraga karena memajukan dunia olahraga memerlukan biaya besar. Oleh karena itu, mengubah stadion menjadi kawasan bisnis olahraga bisa memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. Gubernur Riau Abdul Wahid juga menyampaikan niatan untuk mengubah wajah stadion agar lebih hidup dan produktif dengan dukungan dari Komisi V DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum. Stadion Utama Riau diharapkan tidak hanya menjadi venue olahraga tetapi juga kawasan bisnis yang berkembang, memberikan nilai dan arti yang nyata bagi pembangunan daerah.
Selain itu, lokasi stadion yang sangat strategis di kawasan yang tengah berkembang, terutama dengan adanya pembangunan rumah sakit jantung dan otak di sekitarnya, diharapkan dapat menjadi daya tarik baru. Namun, prioritas saat ini adalah membuat Stadion Utama Riau fungsional terlebih dahulu sebelum kemudian dikembangkan lebih lanjut sebagai kawasan bisnis. Usaha pemerintah Provinsi Riau untuk merestorasi stadion ini juga mendapat apresiasi dari Dispora Riau. Semua pihak berharap agar stadion tersebut dapat berkontribusi positif dalam pengembangan olahraga dan bisnis di daerah tersebut.

