Presiden Prabowo Subianto telah meluncurkan Program Sekolah Rakyat sebagai langkah untuk memerangi kemiskinan melalui pendidikan. Program ini dimulai pada tahun ajaran 2025/2026 dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Program. Sasaran dari Sekolah Rakyat adalah menyediakan pendidikan gratis berbasis asrama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Data BPS menunjukkan bahwa masih banyak keluarga yang tidak memiliki akses terhadap pendidikan layak, terutama karena masalah ekonomi. Sekolah negeri memang sudah gratis, namun biaya transportasi, uang jajan, seragam, dan perlengkapan lainnya tetap menjadi beban bagi keluarga miskin. Kemiskinan juga mempengaruhi pengembangan sumber daya manusia, karena akses terhadap pendidikan berkualitas terbatas.
Program Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberikan kesempatan pendidikan yang setara dan berkualitas bagi anak-anak keluarga rentan tanpa membebani mereka secara finansial. Melalui konsep sekolah gratis berasrama, program ini juga akan membantu memetakan bakat dan potensi siswa serta memberikan keterampilan hidup yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja. Tujuannya adalah menciptakan generasi muda yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

