Capaian Laba Bersih PT PII Juni 2025 Melebihi Target

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PII mencatat kinerja positif dengan laba bersih mencapai Rp459 miliar pada semester I tahun 2025, melebihi target tahunan sebesar Rp444 miliar. Plt Direktur Utama PII, Andre Permana, mengungkapkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan pertumbuhan stabil dan perkembangan keuangan perseroan dalam lima tahun terakhir.

Selain laba bersih, PII juga mencatat pertumbuhan ekuitas, aset, dan liabilitas yang terjaga dengan baik. Total ekuitas perseroan hingga Juni 2025 mencapai Rp16,97 triliun, dengan dukungan dana dari penyertaan modal negara (PMN) dan saldo laba. Dana ini digunakan untuk mendukung penjaminan sektor infrastruktur, termasuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) selama pandemi COVID-19.

Andre juga menyampaikan bahwa perseroan memiliki gearing ratio 6,2 kali dari batas maksimal 12 kali, menunjukkan kapasitas penjaminan yang masih dapat diperluas. Leverage PMN mencapai 54 kali, mencerminkan dukungan pemerintah terhadap investasi infrastruktur. PII juga telah mempertahankan peringkat kredit tertinggi domestik AAA dan peringkat internasional BBB dengan outlook stabil menurut Fitch Ratings.

Prestasi tersebut didukung oleh tata kelola perusahaan yang baik, pengelolaan risiko yang efektif, serta keterlibatan dalam skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Keberhasilan kolaborasi ini membawa PII meraih penghargaan Public Private Partnership (PPP) Agency of the Year 2025 dalam ajang The Asset Triple A Sustainable Infrastructure Award 2025 di Singapura.

Selain itu, kontribusi PII terhadap penerimaan negara juga terus meningkat. Hingga semester I 2025, PII telah membayarkan pajak sebesar Rp115 miliar dan dividen sebesar Rp186 miliar, dengan total kontribusi akumulasi mencapai Rp1,64 triliun sejak tahun 2021. Hal ini menunjukkan komitmen PII dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Source link

Hot Topics

Related Articles