Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, merawat sembilan korban luka setelah demo di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI pada Senin (25/8). Dari sembilan korban, tiga di antaranya sudah pulang dan enam lainnya masih dirawat inap untuk pemulihan lebih lanjut. Seorang personel Polri harus menjalani operasi karena luka akibat benda tumpul. RS Polri memberikan penanganan medis terbaik bagi korban luka termasuk warga dan anggota Polri. Wakapolri membesuk korban dan menekankan agar anggota Polri lebih berhati-hati dalam tugas. Aksi demo yang berujung ricuh juga menangkap 351 orang, termasuk 196 anak di bawah 18 tahun. Mereka diduga melakukan perusakan fasilitas umum dan menyerang petugas. Aksi demo menyebabkan luka pada warga sipil dan personel Polri yang bertugas.

