PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menunjukkan keunggulan di tengah kondisi pasar semen yang menurun dengan mencatat laba sebesar Rp266 miliar pada semester I 2025, naik 63% dibandingkan tahun sebelumnya. Keberhasilan ini didukung oleh efisiensi biaya dan transformasi berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan solusi ramah lingkungan, memperkuat posisi SBI dalam industri hijau di Indonesia. Direktur Utama SBI, Ainul Yaqin, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut berkat konsistensi seluruh tim dalam menjaga fundamental perusahaan yang kuat di tengah penurunan permintaan pasar.
Selain berhasil menekan beban pokok pendapatan dan meningkatkan laba giro serta EBITDA, komitmen SBI terhadap program dekarbonisasi semakin terlihat. Dengan pemanfaatan energi alternatif, panel surya, dan teknologi HRG di Pabrik Narogong, SBI berhasil mengurangi emisi serta meningkatkan efisiensi energi. Lebih dari separuh pendapatan perusahaan berasal dari produk dan layanan berkelanjutan seperti semen Dynamix, Semen Andalas, dan beton inovatif.
Meskipun industri semen nasional menghadapi tantangan, SBI tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi, inovasi teknologi ramah lingkungan, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah-langkah strategis ini juga menggambarkan dukungan SBI terhadap target Net Zero Emission Indonesia 2050, dengan fokus pada penciptaan solusi bangunan yang tidak hanya efisien tetapi juga berkelanjutan.

