Pemkab Lebak Fokus Pertanian untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, menjadikan sektor pertanian sebagai fokus utama dalam upaya memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan perekonomian lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sektor pertanian, yang merupakan penyumbang terbesar terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lebak, menjadi sorotan setiap tahun dengan kontribusi hingga 27,69 persen. Hal ini diyakini dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Bupati Lebak Hasbi Asyidiki juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pertanian, termasuk perkebunan, perikanan, dan peternakan, dengan harapan dapat mengurangi tingkat kemiskinan serta mendukung penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.

Program pembangunan pertanian di Kabupaten Lebak mencakup berbagai aspek seperti rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan jalan usaha tani, distribusi bantuan sarana produksi dan sarana prasarana pertanian, serta bantuan teknis bagi petani. Selain itu, dalam bidang peternakan, kelompok peternak rakyat menerima bantuan benih domba untuk menciptakan sumber ekonomi baru. Di sektor perikanan, bantuan benih ikan diberikan kepada kelompok budidaya air tawar dan nelayan tangkap.

Dukungan dan intervensi pemerintah yang berkelanjutan telah membuat produksi pangan di Lebak selalu mencapai surplus. Hal ini terlihat dari produksi gabah basah yang mencapai 701.899 ton dan konversi menjadi gabah kering giling sebesar 582.857 ton. Dengan nilai ekonomi beras yang tinggi, masyarakat Lebak mampu mengalami surplus beras selama 20 bulan ke depan. Dukungan bantuan dari pemerintah daerah juga disambut baik oleh petani, seperti yang disampaikan oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani Desa Tambakbaya, Ruhiana.

Melalui kebijakan yang konsisten dan dukungan lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Lebak optimis bahwa sektor pertanian akan terus menjadi tulang punggung ekonomi daerah serta memperkuat kesejahteraan masyarakat. Artikellengkapnya dapat diakses melalui sumber link.

Source link

Hot Topics

Related Articles