Reses di Desa Petir, Anton Sukartono Suratto Santuni 40 Anak Yatim dan Serap Aspirasi Warga
Kehadiran anggota DPR RI H. Anton Sukartono Suratto di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, pada masa reses 2025 tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Di tengah pertemuan dengan warga, politisi Fraksi Partai Demokrat itu membawa dua pesan sekaligus: mendengar langsung keluhan masyarakat dan menunjukkan kepedulian sosial melalui santunan kepada 40 anak yatim.
Anton menegaskan bahwa reses merupakan momen penting bagi wakil rakyat untuk turun ke lapangan, melihat persoalan dari dekat, dan menyerap aspirasi warga tanpa jarak. Menurut dia, tugas anggota dewan tidak berhenti di ruang rapat, melainkan harus hadir di tengah masyarakat agar kebutuhan yang berkembang di lapangan benar-benar dipahami.
Reses sebagai ruang mendengar kebutuhan warga
Dalam kesempatan itu, Anton menekankan bahwa reses menjadi sarana untuk menangkap langsung suara masyarakat. Ia menyebut proses ini penting agar wakil rakyat tidak kehilangan arah dalam memperjuangkan kepentingan publik. Dari pertemuan seperti inilah, kata dia, banyak persoalan daerah bisa dicatat dan dibawa ke pembahasan yang lebih luas.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan digitalisasi dan pemberdayaan masyarakat di tengah perkembangan teknologi. Sebagai anggota Komisi I, Anton menyampaikan bahwa sejumlah program yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi terus didorong agar masyarakat memiliki kapasitas yang lebih baik dalam menghadapi perubahan zaman.
Fokus pada pemulihan ekonomi dan pemberdayaan
Selain isu digital, Anton turut menyinggung kondisi ekonomi nasional yang masih menyisakan tantangan pascapandemi. Ia menilai pemulihan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi itu, menurutnya, menjadi kunci agar roda ekonomi bergerak lebih cepat dan manfaatnya bisa dirasakan hingga ke tingkat desa.
Sikap serupa juga tercermin dalam kegiatan sosial yang digelar bersamaan dengan reses tersebut. Santunan kepada 40 anak yatim menjadi bentuk perhatian kepada warga Desa Petir, sekaligus menunjukkan bahwa pertemuan politik juga bisa menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Apresiasi dari pemerintah desa
Kepala Desa Petir, Sukardi, menyampaikan terima kasih atas kehadiran H. Anton Sukartono Suratto bersama anggota DPRD Kabupaten Bogor di wilayahnya. Ia berharap kunjungan tersebut tidak berhenti pada agenda pertemuan, tetapi benar-benar menjadi langkah konkret dalam mendorong pembangunan desa dan memperkuat perjuangan aspirasi warga.
Menurut Sukardi, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan seperti ini penting untuk membangun sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat desa. Dengan begitu, persoalan di tingkat akar rumput dapat lebih mudah direspons dan dibawa ke jalur kebijakan yang tepat.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

