Analisis Lakalantas di Bali: Fokus Usia Produktif

Kepala Kepolisian Daerah Bali, Inspektur Jenderal Polisi Daniel Adityajaya, memaparkan bahwa mayoritas korban kecelakaan lalu lintas di Bali merupakan kelompok usia produktif antara 17-40 tahun. Hal ini disebabkan oleh faktor pelanggaran dan kelalaian pengendara. Meskipun terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 4 persen dibanding periode sebelumnya, namun data dari Polda Bali menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih cukup tinggi. Pada tahun 2024, tercatat sebanyak 8.256 kecelakaan lalu lintas dengan 622 orang meninggal dunia, termasuk 21 WNA. Operasi Zebra Agung 2025 dilakukan sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan menyoroti pelanggaran seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, penggunaan ponsel saat berkendara, serta parkir sembarangan. Operasi ini juga bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan yang datang ke Bali menjelang Natal dan Tahun Baru. Dengan melibatkan instansi terkait, Polda Bali berharap dapat menciptakan kondisi yang lebih aman bagi masyarakat Bali dengan meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menegakkan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Operasi ini akan dilaksanakan selama 14 hari di seluruh wilayah Bali, dengan penggunaan 1.607 personel dalam kegiatan edukatif dan persuasif. Melalui upaya ini, diharapkan budaya tertib lalu lintas dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Bali.

Source link

Hot Topics

Related Articles