Stellantsi Berhenti Produksi Plug-in Hybrid di Amerika Utara

Stellantis telah memutuskan untuk tidak lagi memproduksi kendaraan plug-in hybrid di Amerika Utara, meskipun Wrangler 4xe dan Grand Cherokee 4xe telah memberikan kontribusi penjualan yang positif. Menurut laporan dari CarsCoop, keputusan ini pertama kali terlihat dari pembatalan peluncuran Gladiator 4xe plug-in hybrid tahun lalu. Jeep mengklaim bahwa pembatalan tersebut didasarkan pada perubahan preferensi pelanggan dan evaluasi ulang strategi produk mereka.

Sebagai gantinya, Stellantis akan menghentikan secara bertahap program hibrida plug-in di Amerika Utara mulai tahun model 2026, dan akan fokus pada solusi elektrifikasi yang lebih kompetitif. Hal ini termasuk kendaraan hibrida dan kendaraan dengan jangkauan yang diperluas, sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Keputusan ini mengakibatkan berakhirnya produksi Wrangler 4xe, Grand Cherokee 4xe, dan Chrysler Pacifica Hybrid. Dodge Hornet plug-in hybrid juga kemungkinan akan dihentikan produksinya. Meskipun ada alasan lain di balik penghentian produksi, termasuk masalah teknis, seperti penarikan kembali beberapa kali terhadap Jeep hybrid plug-in terkait dengan risiko kebakaran.

Mesin empat silinder 2.0 liter turbocharged dan paket baterai lithium-ion 17,3 kWh pada Wrangler 4xe memberikan output sebesar 375 hp dan jangkauan listrik murni hingga 22 mil. Meskipun demikian, Stellantis memutuskan untuk menghentikan produksi mobil-mobil ini di Amerika Utara untuk fokus pada solusi elektrifikasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.

Dengan demikian, Stellantis mengambil langkah strategis untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan pasar dan teknologi, serta memastikan bahwa produk-produk mereka tetap kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan di masa depan.

Source link

Hot Topics

Related Articles